Jurnal
Kognisi Majalah Ilmiah Fakultas Psikologi UMS .
Vol
. 1 , No. 2 . November 1997
“Emosi
dan Komunikasi”
Seni
wahana Untuk Mengembangkan Ras dan Mencerdaskan Emosi
Oleh:
Niken Iriani LNH .
Abstrak
Kemajuan teknologi yang menguasai dunia dewasa ini
ternyata harus dibayar mahal dengan rusaknya kualitas emosi manusia. Ini
ditandai dengan hubungan antar manusia yang semakin rumit dan munculnya
kekerasan-kekerasan karena kondisi stress dan hal-hal spele yang aneh . Padahal
menurut Goleman (1997), pada masa-masa mendatang kriteria kualitas manusia justru ditentukan
oleh keseimbangan otak dan hati. Orang yang seimbang otak dan hatinya adalah
mereka yang mampu mengatur dan mengendalikan perasaannya sehingga hidup sukses
dan mampu menjalin hubungan sosial dengan orang lain . Meskipun demikian
Goleman optimis bahwa kerusakan emosi yang ia sebut sebagai kedunguan emosi itu
bisa diatasi . Salah sayu teknik untuk mengontrol dan memperbaiki kondisi emosi
tersebut adalah seni . Seni adalah suatu aktifitas yang lebih banyak melibatkan rasa atau emosi . Seni merupakan
ekspresi emosi yang paling bebas dari kehidupan bermasyarakat dan pribadi .
Dengan seni orang bebas mengekspresikan diri , mengenali dan memahami emosi .
Melalui ekspresi emosi dan seni orang belajar empati dan menempatkan diri .
Sikap seperti ini merupakan salah satu modal untuk berperilaku . Kemampuan
berperilaku merupakan kemampuan bergaul yang baik , salah satu cirri dimilikinya
kecerdasan emosi . Oleh karena itu secara tidak langsung , seni berperan untuk
menajamkan rasa dan mencerdaskan emosi .
Reproduksi
Perkembangan teknologi didunia ini berkembang begitu
pesat . Perkembangan yang menghasilkan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang
kehidupan mampu membawa perubahan bagi masyarakat secara luas .Namun kemajuan
teknologi ini tidak berjalan seimbang ketika terjadi kerusakan kualitas
emosi pada diri manusia . Kerusakan ini
ditandai dengan munculnya berbagai kekerasan karena kondisi kejiwaan yang tidak
stabil . Menurut Goleman (1997) , pada
masa mendatang criteria kualitas manusia justru ditentukan oleh keseimbangan
otak dan hati . Yang dimaksud adalah orang yang mampu mengatur dan
mengendalikan perasaannya sehingga dapat hidup sukses dan mampu bersosialisasi
dengan orang lain . seni merupakan teknik
untuk mengontrol dan memperbaiki emosi karena dengan seni orang bebas
mengekspresikan diri , mengenali dan memahami emosi . Melalui ekspresi emosi
dan seni orang belajar empati untuk menempatkan diri .